Fakta dibalik KMB


mari kita membahas sejarah,,,


dulu pas jaman SD, kita pasti di ceramahin sama guru kaya gini,,
diambil dari definisi di wiki

Latar Belakang
Usaha untuk meredam kemerdekaan Indonesia dengan jalan kekerasan berakhir dengan kegagalan. Belanda mendapat kecaman keras dari dunia internasional. Belanda dan Indonesia kemudian mengadakan beberapa pertemuan untuk menyelesaikan masalah ini secara diplomasi, lewat perundingan Linggarjati, perjanjian Renville, perjanjian Roem-van Roijen, dan Konferensi Meja Bundar.

Hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah:

* Serahterima kedaulatan dari pemerintah kolonial Belanda kepada Republik Indonesia Serikat, kecuali Papua bagian barat. Indonesia ingin agar semua bekas daerah Hindia Belanda menjadi daerah Indonesia, sedangkan Belanda ingin menjadikan Papua bagian barat negara terpisah karena perbedaan etnis. Konferensi ditutup tanpa keputusan mengenai hal ini. Karena itu pasal 2 menyebutkan bahwa Papua bagian barat bukan bagian dari serahterima, dan bahwa masalah ini akan diselesaikan dalam waktu satu tahun.
* Dibentuknya sebuah persekutuan Belanda-Indonesia, dengan monarch Belanda sebagai kepala negara
* Pengambil alihan hutang Hindia Belanda oleh Republik Indonesia Serikat
tapi,,or klo ade gw bilang,,"did you know",,

Ternyata ada butir yang barangkali terlewatkan oleh kita semua mengenai pengambil alihan hutang hindia belanda oleh RIS yang setau gw,, tidak dipelajari disekolahan.

Dan Faktanya,,,
ada perjanjian terselubung di balik Konferensi Meja Bundar (KMB). Siapa sangka, di balik peristiwa sejarah yang disebut-sebut menjadi tonggak pengakuan kedaulatan Republik Indonesia itu, tersembunyi perjanjian pembayaran utang-utang penjajah kolonial Belanda.

Fakta mencengangkan dari perjanjian yang digelar di Den Haag Belanda, 23 Agustus 1949, itu diceritakan Pengamat Ekonomi, Revrison Baswir, saat mengisi sebuah seminar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Hal itu tak urung membuat peserta seminar yang umumnya mengaku tidak mengetahui fakta tersebut tercengang.

Menurut Revrison, untuk mengakui kedaulatan Republik Indonesia, pemerintah Belanda mengajukan beberapa persyaratan. Salah satunya, Indonesia harus mau mewarisi utang-utang yang dibuat Hindia Belanda, sebesar 4 miliar dolar AS. Indonesia yang saat itu diwakili Mochamad Hatta, menyetujui syarat tersebut.

Sebelumnya, Hatta telah mendapat lampu hijau dari Soekarno untuk menyetujuinya. Indonesia menyetujui syarat tersebut untuk mendapat pengakuan kedaulatan. Namun, rencananya, Indonesia tidak akan membayar utang tersebut dan tetap membiarkannya menjadi tanggungan pemerintah Hindia Belanda, tutur Revrison.

Indonesia pun menjalankan rencana tersebut. Pada kurun waktu 1949-1965, Indonesia tidak membayar utang tersebut. Akibatnya, munculah Agresi Militer Belanda I dan II. Setelah berkali-kali mengalami kegagalan, akhirnya Belanda pun menyerah untuk memaksakan kehendaknya agar Indonesia membayar utang tersebut.

Namun, lanjut Revrison, Belanda tidak berhenti sampai di situ. Mereka mulai menyusun rencana lain, dengan cara lebih halus, antara lain dengan pembentukan Intergovernmental Group on Indonesia (IGGI). Dari sejarah, diketahui jika kelompok yang diketuai Belanda itu didirikan untuk membantu pembangunan Indonesia.

Ternyata, di balik pendirian IGGI pun ada udang di balik batu. Logikanya sederhana. IGGI dibentuk, Belanda ketuanya, dengan syarat Indonesia harus mau membayar utang peninggalan Hindia Belanda. Akhirnya, pada 1967-1968, pemerintah kita yang saat itu dikepalai Soeharto, melakukan reschedulling pembayaran utang tersebut ujarnya.

Ujungnya, lanjut Revrison, pada 1968 disepakati jika utang Hindia Belanda akan dicicil Indonesia dalam tempo 35 tahun. Utang tersebut baru lunas pada 2003. Sekarang, utang Indonesia di luar utang Hindia Belanda bersisa 66,8 miliar dolar AS. Dengan utang sebesar ini, mau lunasnya kapan? katanya.

Namun, terlepas dari utang yang saat ini dimiliki Indonesia, menurut Revrison, Indonesia telah lama dibohongi melalui penggelapan sejarah. Hampir setiap buku pelajaran sejarah di Indonesia, tidak ada yang mencantumkan perihal perjanjian pembayaran utang tersebut.


klo di rangkum cerita nya,,,

Bagaimana jalannya KMB?
Tiga delegasi yang berunding, Belanda, Republik Indonesia, golongan Federal yang dihimpun dalam Bijzonder Federaal Overleg (BFO). Dalam praktik Republik dan BFO menyatu bila menghadapi Belanda. Beberapa Komisi dibentuk: Komisi Politik, di sana Hatta dominan; Ekonomi, di sana Dr Sumitro Djojohadikusumo menyangkal kebenaran angka-angka utang yang diajukan Belanda; Komisi Pertahanan, di mana Republik diwakili oleh Dr J Leimena dan Kolonel TB Simatupang; serta Komisi Kebudayaan, di mana Mr Ali Sastroamijoyo berperan.

Bagaimana hasilnya KMB?
Belanda tidak bersedia menyerahkan Irian Barat kepada Republik Indonesia Serikat (RIS). Penyelesaiannya ditangguhkan untuk masa satu tahun. Tidak memuaskan. RIS harus mengoper utang Belanda yang telah dibuatnya untuk memerangi RI sejumlah 4.100 juta gulden, sedangkan menurut hitungan Dr Sumitro justru Belanda yang berutang kepada Indonesia lebih dari 500 juta gulden. Tidak memuaskan.

Di bidang pertahanan, Belanda mau membikin tentara KNIL sebagai intisari tentara RIS. Ini ditolak tegas oleh Leimena dan Simatupang, dan Belanda setuju TNI sebagai kekuatan pokok tentara RIS. Ini memuaskan. Jadi dalam hasil KMB ada plusnya dan minusnya.

Poin perbedaan

Bagaimana dengan poin perbedaan, di satu pihak penyerahan kedaulatan (souvereiniteits overdracht), di lain pihak pengakuan kemerdekaan (vrijheids arkenning)?
  • Belanda tidak mau mengakui proklamasi 17 Agustus 1945 oleh Soekarno-Hatta. Belanda hanya mengakui penyerahan kedaulatan tanggal 27 Desember 1949 sebagai bermulanya negara merdeka berdaulat berbentuk federal, yaitu RIS.
  • Belanda mempunyai pola pikir legalistik. Dia menganggap secara hukum internasional masih heer en meester (tuan dan penguasa) atas Hindia Belanda. Tapi, sikap Indonesia ialah Soekarno-Hatta sudah memproklamasikan atas nama bangsa Indonesia kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Maka soalnya telah selesai. Saya tegaskan dalam bahasa Perancis: Soit. Fini. Dat is het (Demikian adanya. Selesai. Itulah adanya).

Dalam siaran radio live, 28 Desember, yang dipandu oleh Yanti Mualim dan Jean van de Kok masuk 24 SMS dari pendengar dengan pertanyaan dan komentar dari berbagai kota dan daerah di Indonesia. Ada satu setengah juta pendengar Radio Hilversum di Indonesia.

Kebanggaan Bung Hatta
Mengapa Bung Hatta yang menerima penyerahan kedaulatan dalam upacara di Istana di Amsterdam tanggal 17 Desember 1949?

Karena secara formal Bung Hatta selaku Wapres dan PM yang memimpin delegasi Indonesia dalam KMB. Bung Karno menganggap kita sudah merdeka, buat apa itu penyerahan kedaulatan? Untuk tambahan informasi bagi para pendengar, saya bercerita pernah bertanya kepada Hatta apakah yang penting dalam hidupnya, apa highlights kariernya? Bung Hatta menjawab dua hal.

”Pertama, saya ko-proklamator kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Kedua, saya yang menerima penyerahan kedaulatan”. Hatta dalam pidato sambutannya pada upacara penyerahan kedaulatan dengan nada bangga dan suara nyaring menegaskan, ”Rakyat Indonesia sudah merasa lega dengan lenyapnya kolonialisme di Indonesia dan dengan susunan hukum baru berdasarkan Pancasila.”

Mengapa Pemerintah Belanda tidak mengakui proklamasi 17 Agustus 1945?

Saya belum sempat memasuki otak orang-orang Belanda itu. Berspekulasi di sini tidak baik. Cukuplah jawaban ini.

Dalam pada itu tidak tersedia waktu bagi saya untuk menyampaikan fakta bahwa PM Belanda JP Balkenende telah mengakui Proklamasi Kemerdekaan kita, 17 Agustus 1945, dan Menteri Luar Negeri Belanda Bernard Bot menghadiri perayaan 17 Agustus di Istana Merdeka pada 2005.

Bot, yang lahir di Jakarta masuk kamp interniran pada zaman Jepang, berani datang ke Jakarta dan dengan melawan sikap kaum veteran Belanda yang berperang di Indonesia telah memberitahukan kepada Indonesia bahwa Negeri Belanda pada saat aksi polisionil telah berdiri aan de verkeerdekant van de geschiedenis (di tempat yang keliru dari sejarah).

Sebagaimana dimaklumi akibat tekanan kaum veteran Belanda, Ratu Beatrix pada 1995 tidaklah menghadiri perayaan HUT ke-50 proklamasi kemerdekaan, tapi tiba di Jakarta beberapa hari kemudian. Tot ergenis van de Indonesiers (menyebalkan orang-orang Indonesia), demikian tulis sebuah majalah Belanda. ...

READMORE
 

14 februari



Mengenang 14 Februari

Jika semua orang mengenang 14 Februari dengan bendera merah muda,
maka aku mengenangnya dengan bendera MERAH PUTIH

Gemerlap cinta akan kuganti dengan duka sekaligus bangga
Duka karena telah banyak yang melupakan 14 Februari
Bangga karena pada tanggal itu, tepat 65 tahun lalu
Puluhan pemuda Pembela Tanah Air (PETA) memberontak di Blitar

14 Februari 1945 dini hari
Sumpah telah ditepati
Janji dengan cap jempol darah tak teringkari
Penderitaan rakyat tidak dikhianati

14 Februari 1945
Sang saka berkibar
Semangat memancar
Penjajah berdebar

Pasti ada ragu dan takut
Apalagi kalian masih muda, masih 20-an tahun, sama seperti aku sekarang
Kalian masih bisa jadi dokter, bupati, camat, atau tuan tanah setelah merdeka
Bukankah banyak pula perawan yang ingin diperistri tentara PETA ?

Kenapakah kalian memberontak ?
Bukankah Nippon sudah berjanji membentuk BPUPKI ?
Bukankah PUTERA dan Jawa Hokokai sudah setuju dengan politik kooperatif ?
Bukankah Bung Karno, Gatot Mangkupraja, dan Ahmad Subarjo
sudah mendapat kepastian bahwa Indonesia akan segera merdeka ?

Bukankah pemberontakan adalah hal yang mustahil dimenangkan ?
Lihatlah berapa buah pucuk senjata yang kalian miliki
Tidak sebanding dengan yang dimiliki tentara satu Daidan pun

Biarkan aku menebak
Pasti kalian memberontak karena yakin bahwa
kemerdekaan, kebebasan, dan keadilan adalah buah perjuangan ikhlas
dan pantang menyerah
Karena kalian sudah muak dengan romusha di bendungan Tulung Agung
atau terowongan Gunung Kelud
Karena kalian sudah tidak tahan melihat tekanan demi tekanan
yang telah men-dis-empower rakyat dengan sistematis

Berbanggalah kalian,
Karena kalianlah satu-satunya pemberontak di Asia Tenggara
Di saat Raja Muangthai, pemimpin Saigon, dan sultan Malaya pro-penjajah,
kalian menunjukkan semangat dan keberanian sebagai bangsa bermartabat

Berbanggalah kalian,
Wahai Supriyadi, Muradi, Suparyono, Sunarto, Sudarno, Halir, dr. Ismangil,
dan puluhan nama yang aku pun tidak tahu
Meski nama kalian tidak menjadi nama jalan raya atau gedung bertingkat di Jakarta
dan hanya menjadi nama gang kecil di dekat rumahku
Meski jenazah kalian pun mungkin sudah menjadi abu di Ancol, Tangerang, atau Cipinang
Atau di tempat lain yang aku pun tidak tahu
Kalian adalah pahlawanku

Aku, generasi setelahmu,
Telah melihat kemerdekaan yang ada
Hanya kadang (atau sering) aku alpa
Amanat pun aku lupa

Wahai Supriyadi dan kawan-kawan,
Mungkin aku tidak akan bisa sepertimu
Yang ikhlas menebus kejayaan bangsa ini
Dengan segala yang kaumiliki

Saat ini, aku hanya ingin bangsa ini tahu bahwa
Jika semua orang mengenang 14 Februari dengan bendera merah muda,
Maka aku mengenangnya dengan bendera MERAH PUTIH
READMORE
 

Kelebihan Setan di Banding Manusia!



1. Pantang menyerah
Setan gak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah mengeluh hobbynya

2. Selalu Berusaha
Setan akan mencari cara apapun untuk menggoda manusia dan agar tujuannya tercapai. selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia inginnya enak nya aja, banyak yang malas.

3. Konsisten
Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaanya, tak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia, lo tau sendiri. banyak yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur.

4. Solider
Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti, parah

5. Jenius
Setan itu paling pintar mencari cara agar manusia tergoda. Manusia banyak yang gak kreatif, banyaknya jadi peniru dan plagiat.

6. Tanpa Pamrih
Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. sedangkan manusia, apapun harus dibayar.

7. Suka berteman
Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, berteman agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak yang lebih memilih mementingkan diri sendiri dan egois.
READMORE
 


who's the boss?

Banyak orang-orang skrg menjadi 'salah kaprah' KARENA memang SENGAJA DISESATKAN oleh media mainstream yang selalu menebar kebencian dan mengobarkan peperangan. Amerika & yahudi BUKAN 'the big boss' di dunia. Mereka cuma 'alat'. Amerika itu ga lbh ga kurang hanyalah bagai seekor anjing besar yg siap menyalak & menggigit menuruti sang pemegang tali kekang. Lalu kalo amerika itu anjing-nya.. Jadi siapa MAJIKAN-nya?? YAHUDI??? SALAH BESAR.

Yang orang sering lupa adalah.. Amerika itu negara muda yg baru berdiri akhir abad 18. Lepas dari jajahan siapa ya?? Hehe ^_^v FOR THE RECORD: Amerika juga belom pernah melakukan penjelajahan & menjadi kolonial di tanah org.

Lalu siapa yg pernah?? Udah pernah denger istilah commonwealth / negara persemakmuran?

Tau berapa tua peradaban inggris? SANGAT TUA! Bangsa SAXON datang ke pulau Britania sebelom masehi, mengusir pendudukan Romawi, & mendirikan kerajaan yg menjelma menjadi poros kekuatan dominan di dunia, dengan kekuatan laut tak terkalahkan, dan punya daerah jajahan di sluruh penjuru dunia, termasuk Amerika.

BAHKAN Orang inggris sendiri msh menyangka bahwa negaranya manut & nurut ke Amerika, hihihi Yang benar adalah: Amerika yang ada dibawah ketiak Inggris.

# Revolusi Bolschevik (komunis) utk jatohkan Czar di Rusia dibiayai sepenuhnya oleh Inggris. Rezim komunis sengaja diinstalasi inggris utk nantinya jadi musuh

# Nazi Jerman! Hitler & Nazi dapet duit dari mana utk bangun kekuatan militernya? Dari konglomerat amerika yg dikoordinir oleh inggris. Komunis di Rusia & Nazi di Jerman diciptakan oleh kerajaan Inggris dgn bantuan uang dari konglomerat2 Amerika dgn tujuan untuk menggagalkan aliansi Jerman-Rusia, dan membuat mereka berdua berperang, yg berakhir pada kehancuran Jerman.

KENAPA? Karena Jerman Reich mulai menjadi ancaman superioritas Kerajaan Inggris.

Siapa yg mendirikan negara Israel? Amerika kah? SALAH. Jawabannya adalah Inggris. Pernah dengar 'Deklarasi Balfour'? Tapi siapa yg kasih pinjaman $30 milyar per tahun ke Israel? .......Amerika! Knapa setiap kali Inggris punya rencana, selalu Amerika yg harus keluar uang? Hehe..got the pictures??

Jadi siapa BIG BOSS nya? Jawabannya adalah: Inggris & para raksasa bisnis. Kebijakan Amerika itu didikte oleh kerajaan Inggris yg berkolusi dgn konglomerat & bankir2 pemilik prusahaan minyak & pabrik snjata. Amerika itu cuman jongos. Bos-nya adalah inggris & para konglomerat. Ini udah dilakukan slama ratusan tahun.. Raja dibunuh. Anak2 dikirim utk mati di medan perang. Tp yg abadi adalah kerajaan inggris dan para raksasa bisnis yang mendapat milyaran dollar dari penjualan senjata ke militer Amerika, dan kontrak2 bisnis di daerah konflik.

Pada Agustus 1938, Hitler menganugerahi penghargaan kepada Henry Ford berupa medali “Grand Cross” (semacam Knight Cross untuk sipil) atas jasanya membantu membangun persenjataan Jerman. Berdasarkan berita yang dilansir New York Times, ini adalah kali pertama sebuah Grand Cross dianugerahkan kepada orang asing non-Jerman.(1)

Pemberian medali oleh Hitler kepada Henry Ford ini kemudian mengundang kritik yang dilayangkan oleh Sekretaris Interior AS Harold Ickes pada pidatonya di Cleveland yang menyebutnya sebagai “Sebuah kesalahan yang dilakukan milyuner NON-YAHUDI.”(2)

Henry Ford, industrialis pemilik manufaktur kendaraan bermotor terbesar di Amerika yang berdarah Inggris-Irlandia ini, memang telah lama dikenal sebagai sosok PROTESTAN KULIT PUTIH anti-semit (anti yahudi), bahkan ia telah terlibat langsung dalam pembiayaan kampanye Hitler dan revolusi NSDAP di Munich dari awal.(3)

Pembiayaan Hitler dan Nazi adalah 'Perang salib' yang dikobarkan Henry Ford, Rockefeller dan JP. Morgan kepada para yahudi penguasa ekonomi Eropa. Perang terhadap hegemoni bisnis yahudi, yang akhirnya sukses ditumbangkan oleh WW2 yang merombak total peta bisnis di Eropa.(4)

(1) ”New York Times”, August l, 1938

(2) ”New York Times”, December 19, 1938, 5:3

(3) ”The Tragedy of Henry Ford” (New York: G.P. Putnam'sSons), Jonathan Leonard; “The Legend of Henry Ford” (New York: Rinehart &Co), Keith Sward

(4) “Wall Street and the Rise of Hitler” (Hoover Press), Anthony C. Sutton

READMORE
 

tentang perang & uang

Sebenarnya, semua perang.. Tidak masalah siapa lawan siapa. Tidak masalah siapa benar siapa salah. Pada akhirnya, perang akan menjadi mimpi terburuk bagi bangsa manapun yg mengalaminya.

Setiap konflik akan selalu memiliki sisi horor kemanusiaan dan atrositas yang keji, beberapa bahkan bisa menjadi sangat brutal..

1. Genosida suku Indian oleh ras kulit putih Amerika

2. Ratusan ribu yg tewas oleh Revolusi Bolschevik (komunis)

3. Ratusan ribu yg tewas oleh revolusi Mustafa Kemal Ataturk

4. Killing field di Kamboja oleh rezim Pol Pot.

5. Pembersihan etnis Bosnia oleh Serbia

6. Pembunuhan sipil "collateral damage" oleh Amerika di Timteng

........dan masih banyak lagi!

War is BAD in everyway. Doesn't matter who did it.

Tapi KENAPA NAZI selalu menjadi pusat perhatian sebagai representasi sesuatu yang TERkejam, TERsadis, TERburuk & TERbrutal??

Karena dalam penulisan sejarah komersil yang kita kenal skrg.. Nazi tak lebih hanyalah sebuah attachment (sisipan) dari suatu hikayat horor seram nan menakutkan yang tercipta dari imajinasi kolektif peradaban barat, yakni cerita tentang seorang psikopat rasis dengan organisasi kejam berisikan monster-monster pembunuh dengan rencana paling menjijikan yang pernah ada di muka bumi.

WHY? Karena dunia haus akan romansa HERO VS VILLAIN ..and every story needs a villain.

Padahal sejarah Perang Dunia 2 sangatlah KOMPLEKS & RUMIT. Namun sejarah umum yang kita kenal sekarang, hanya fokus kepada bagian-bagian penuh sensasi (karena lebih laku dijual), semakin menjauh dari keakurasian, dan meng-edit sisi kompleksnya.

Esensi dari rangkuman gw: Ada yg lebih buruk dan menyeramkan dari Nazi. Yaitu: para bankir, elit2 finansial dunia (pemilik Oil Co. & pabrik senjata) yang senantiasa mendikte kebijakan negara2 super power untuk mengobarkan peperangan dan meraup keuntungan darinya.

Prinsipnya seperti ini: Tidak semua yang kita lihat adalah seperti itu adanya. Hampir semua yang kita tahu tentang peradaban modern, tak lain hanyalah sebuah bagian mikro DARI modul bisnis makro yang secara sistematis disosialisasikan kepada kita, UNTUK mengajarkan apa-apa yang harus kita sukai, dan apa-apa yang harus kita benci. Semua berkat jasa teknologi, consumer banking (kredit konsumen), dan tentu saja media mainstream (mis: Hollywood,dll).

Tinggal masalah waktu sebelum setiap sel dalam otak kita akhirnya menyerah kepada serbuan informasi yang datang tak kenal lelah, membuat kita secara sadar menyetujui profil bintang Hollywood sebagai STANDAR “KEINDAHAN” DEFINITIF. Paras blasteran kulit putih yang sekarang mendominasi layar kaca TV dan film-film layar lebar tanah air adalah bukti kesuksesan penerapan program semacam itu di negara dunia ketiga.

Sayangnya... Program sosialisasi keindahan tersebut ternyata SATU PAKET dengan sebuah program serupa yang sangat menakutkan pada ujung spektrumnya, yakni sebuah program yang dinamakan “PELESTARIAN KEBENCIAN”.Seperti halnya RASA KAGUM kita terhadap (katakanlah) Megan Fox, atau bintang2 holywood lain nan sexy berambut pirang berkaki panjang.. RASA BENCI kita terhadap (katakanlah) satu golongan, agama atau ras, juga merupakan produk akhir dari program serupa yang telah disosialisasikan kepada kita dengan metoda yang sama. KARENA selama masih ada sekelompok orang yang memiliki cukup alasan untuk membenarkan pembunuhan terhadap kelompok lain, maka akan akan ada KONFLIK/PERANG, yang berarti akan ada minimal sepucuk senjata dan sebutir peluru yang terjual.

KEUNTUNGAN DARI PERANG:

1. Akan ada pembangunan pasca konflik;

2. Akan ada hutang baru (pinjaman) dibutuhkan dari sindikasi kreditur;

3. Akan ada privatisasi dan penanaman modal asing;

4. Akan ada lapangan pekerjaan tercipta;

5. Akan ada BUNGA yang harus dibayar;

6. Dan tentunya akan ada PROFIT (keuntungan) yang tercipta.

KARENA perang adalah bisnis, dan tidak ada bisnis yang lebih menguntungkan daripada sebuah perang.

Ini tentang sekelompok elit finansial dunia dengan jaringan kompleks gurita bisnis, yang berkolusi dengan para elit politik negara-negara super power untuk mendikte kebijakan luar negerinya, mengorkestrasi sajian skenario tatanan dunia yang akan mengajarkan kita apa-apa yang harus kita sukai, dan apa-apa yang harus kita benci. Menciptakan keindahan, namun serta merta juga menebar kebencian, dan mengobarkan peperangan, semua demi satu tujuan, yakni: menambah pundi-pundi kerajaan bisnisnya, menuju kekuasaan ekonomi absolut diatas bumi dalam formatur NEW WORLD ORDER(tatanan dunia baru).

DALANG KONSPIRATOR UNTUK DOMINASI DUNIA BUKANLAH AMERIKA. DAN BUKAN YAHUDI.

Karen Armstrong, seorang sejarawan dan pemerhati agama asal Inggris bergelar doktor dari Oxford University, dalam sebuah wawancara di stasiun berita BBC, menceritakan pengalamannya tinggal di Israel dan Palestina, berkata, “Saya tidak melihat adanya kebencian seperti yang digembar-gemborkan oleh kantor-kantor berita internasional. Warga yahudi dan Palestina hidup dalam harmonis. Keluarga yahudi mengirim makanan kepada keluarga Palestina pada acara-acara religius Islam. Begitu pun sebaliknya, para keluarga

Palestina mengirimkan makanan kepada keluarga yahudi di hari-hari perayaan agama. Saya tidak mengerti dari mana kebencian yang digambarkan oleh media mainstream.”

Hasil investigasi para sejarawan, disertasi para doktor, dan jurnal-jurnal professor dari berbagai universitas ternama di Amerika dan Inggri. DAN HASIL TEMUAN MEREKA ADALAH: Para raksasa bisnis pemilik jaringan konglomerasi super kompleks berkolusi dengan para elit politik negara-negara super power, dan menjadi dalang dari hampir seluruh konflik di berbagai lini kehidupan di muka bumi ini.

# Hitler dan Nazi dibiayai untuk mengobarkan WW2, supaya mereka bisa merombak tatanan ekonomi Eropa. Lihat Poin 2-4

# JFK dibunuh CIA Black Ops supaya Bell Helicopters dan General Dynamics bisa jualan helikopter Hueys dan jet tempur F-111 ke militer Amerika

# WTC 9/11 direkayasa CIA Black Ops demi kepentingan para konglomerat, agar Oil Co. mereka bisa kuasai ladang minyak di Irak, dan jalur minyak di Afghanistan, dan tentunya sekalian jual amunisi untuk kampanye militer AS selama di Timteng

# IRAN dan KORUT diembargo supaya putus asa dan mau berperang (persis seperti Jepang pada tahun 1941)

# Negara Israel didirikan mereka , supaya mereka dapat BUNGA dari hutang luar negeri Israel, SEKALIAN untuk prospek MEGA-PROYEK Perang Dunia III di Timteng antara ARAB VS YAHUDI.

YAHUDI DALANG KONSPIRASI?? NO SIR! Yahudi cuman korban, ngga ada bedanya sama Islam yang dikorbanin ketika dikasih peran jadi teroris di WTC 9/11

Nervos Bellum Pecuniam” yang berarti: “Esensi perang adalah Uang” (Marcus Tulius Cicero, Senator Romawi Tahun 49 SM)

"Some even believe we are part of a secret cabal working against the best interests of the United States, characterizing my family and me as "internationalists" and of conspiring with others around the world to build a more integrated global political and economic structure - one world, if you will. If that is the charge, I STAND GUILTY, AND I'M PROUD OF IT!" (David Rockefeller)

READMORE